15 Jun 2012

ini rindu cintaku...

jari lentik menari
mata manja menatap mesra
merdu suara menggoda hasrat jiwa
dan aku hanya terdiam berdiri sendiri

mematung dalam dian redup suci
berkhayal dalam ilusi atas nama cinta
hilang terbang dan melebur dalam hati
pelan lirih kidung-kidung suci dewata

terbang tinggi mengusap mega
sirna dan kembali dalam rangkaian untaian bunga asmara

candik ala terbatas waktu
temaram sayu hangatkan hati
lama kata tiada bertemu
hanya diam dan membisu

ku tatap indah dua mata lentik mu
siratkan rindu dan harap pada jiwa ini
namun juga ku temui sepi dan sendu
pada harap yang lama kian menghilang

lara hati tusuk jiwa
tangis sendu malam purnama
dewa cinta turun bernyanyi indah dunia
akan rindu pada hawa

waktu semakin hilang dalam batasan
dan memangkas hasrat jiwa
ingin menanti di ujung senja

harum hangat tubuh menggoda
senyum manja merindu
lirih merdu suara terngiang

aku hanya bisa berdiri dan terdiam
menanti ini kan kembali
ini cinta aku kasih padamu
jaga baik dari dalam hati dan jiwamu.

10 komentar:

  1. ketika aku mengingatmu malam ini, rindu itu semakin kuat :P

    paragraf ke dua maksudnya dalam diam kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kagak,,dian itu artinya cahaya, penerang,,coba liat di KBBI

      Hapus
  2. persoalan hati memang luar biasa, kadang membuat kita mati gaya, kadang pula bkin kita begitu produktif.. nice poem :)

    BalasHapus
  3. Waktu semakin hilang dalam batasan, aku suka kalimat ini. Aku merasakan sesuatu yang fiktif dalam puisi ini. Benarkah?

    BalasHapus
  4. ketika rindu meraja :)
    dapet banget bang feel kangennya
    btw, candik ala itu apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. candik ala itu sebutan orang jawa untuk waktu matahari tenggelam, dimana langit berwarna orange

      Hapus
  5. mantaaap bang diksinya, cuma makin ngga sesuai sama templete hehe.. udah ngga ada typo juga cuma ada ah sudahlah sory terlalu bayak bicara..

    BalasHapus
  6. ndak perlu dikomen apa - apa karena sudah cantik.. :)

    BalasHapus
  7. waktu semakin hilang dalam batasan
    dan memangkas hasrat jiwa
    ingin menanti di ujung senja

    Suka bait ini, bang.. :)

    BalasHapus