30 Jun 2014

tentang sebuah janji

kasih,
namamu kembali kupanggil malam ini
bersama suara azan menjelang pagi,
bersama mentari yang kan datang sebentar lagi,
bersama tanya yang masih membeku dalam hati
dimana dirimu kini ?

kasih,
ingatkah engku pada sebuah janji,
tentang hidup yang tak terpisah sampai mati
tentang kata setia yang penuh dengan mimpi

kasih,
pagi ini aku hanya berteman secangkir kopi
bersama rindu yang tak kunjung terhenti
meski waktu telah lama berganti
meninggalkan cerita kita yang hampir mati,

engkau kini hanya menjadi misteri
hanya sebatas mimpi yang tak akan kembali

kasih,
sepertinya hari berganti lagi
bersama janji usang yang masih ku yakini
aku yang tenggelam dalam kebodohan tanpa tepi
maafkan daku duhai pujaan hati
karena meninggalkan dirimu mati sendiri

tunggulah sebentar lagi
karena janji itu akan ku tepati nanti
kita kan bertemu kembali
aku janji.

31 Mei 2014

belantara jiwa kerinduan

ini lah tembang maskumambang
dialah teman pengembaraan
pencarian jati diri dalam kebimbangan
tentang relung hati yang masih hilang

kemana aku pergi tanpa acuan
hanya melangkah ikuti rasa hati
laksana menerka sebuah bayangan
yang takutnya hanya ilusi

sewindu berlalu
benarkah sudah sejauh itu
sepertinya acuan waktu menghilang dari benakku
terlalu lama aku hilang tertelan angan semu

menggenggam semu hanya lukai hatimu
menerka bayangn hanya buatmu pilu
namun siapa yang bisa menolak manisnya rindu ?
adakah engkau yang tengah terdiam mampu ?

mari sama kita mengembara
dalam belantara jiwa
mencari oasis kerinduan disana
pelepas dahaga segala sukma

5 Mei 2014

berkawan sepi

berkawan dengan sepi kala malam
berkutat dengan angan masa silam
busuk sudah ia kini tenggelam
jauh hilang kedalam kelam tanpa tepian

samar senyummu merupa di mataku
jauh terhalang bayang semu
sejenak aku terdiam hanya membalas senyumanmu
itupan hanya sebuah ilusi belaka

hilang sudah semua cerita
lenyap bersama  malam kian sepi
berteman jangkrik mencari pasangan
sedang aku hanya terdiam memandang kerinduan

kutitipkan kabar padamu
bukan bersama gemintang
bukan bersama rembulan
bukan pula bersama smilir angin malam
namun pada kesepian yang melingkupi hati

agar kau mengerti
masih ada namamu tersimpan dalam hati
kekasih..


9 Apr 2014

Restuku padamu

ini lah waktu bagiku
membiarkanmu berjalan di atas kedua kakimu
membiarkanmu menulis cerita hidupmu
membiarkanmu menghitung waktumu sendiri

lama sudah kau diam dalam lindunganku
bersama kuhitung waktumu
kutulis jalan cerita untukmu
kini saatnya aku melepasmu

kemudian kau terdiam menatapku
sebuah senyuman terkembang di bibirmu
tangisan tertahan dimatamu

jangan kau menangis
terlalu cantik parasmu untuk menangis
tersenyumlah bidadariku
ini hari yang kau tunggu

biarkan dunia tersenyum dalam bibirmu
biarkan bidadari bernyanyi untukmu
biarkan para dewa berdoa untukmu

telah purna tugasku
ini tugas terakhirku untukmu
kuberikan restuku padamu
duhai bidadari kecilku.

7 Apr 2014

Tapal Batas Sepi

kau terdiam di batas penantian
diam sendiri bersama sepi
nanar matamu mengukur horizon tanpa tepi
menanti yang tak kunjung kembali

kau raba sepinya malam
kau peluk hangatnya pagi
kau menangis di ujung senja
meratap sebuah nama yang lama pergi

tangismu pejah bersama rembulan
rindumu mengembun bersama surya
sedihmu membara teriring senja

kenapa kau diam ?
kenapa kau meananti ?
jika kau tak tau pasti, kapan ia kembali

tiadakah lelah singgah dalam hatimu
tiadakah sayapmu kelu ingin lepas
tiadakah kau ingin berlari
tiadakah kau ingin menghirup udara pagi

kenapa kau diam disini
berdiri kaku di tapal batas sepi
tidak kah kau ingin bebas pergi
menyongsong mentari pagi nanti