22 Agu 2014

mengenang, terkenang, hilang

pada yang tenggelam
kala malam kian kelam
hendak mengais sisa obor masa silam
yang kini cayanya kian padam

pada sebuah pelarian di awal pagi
selama ini hanya terdiam menanti mati
caya menyayat mata serta hati
biarkan degup jantung perlahan terhenti

pada yang terhempas pergi
tiada kabar kan kembali
kala kerinduan meracuni hati
sungguh malam kian terasa sepi

maksud hati hendak merebut kembali
ada sesal menyesak dalam hati
namun hancur sudah terbakar arang
waktu hilang tiada berulang

perlahan raga kian menghilang
tenggelam dalam lautan bayang-bayang
tergulung terhempas pada karang
hancur raga tiada terkenang

1 komentar:

  1. Haloo... Selamat yaa.. Kamu dapat Liebster Award dari aku! Mau tau Liebster Award selengkapnya? Langsung cek aja di sini >>

    http://ceritatentangpelangi.blogspot.com/2014/08/dapat-liebster-award-lagi-d.html

    ditunggu balasannya.. makasiiih :)

    BalasHapus