12 Jan 2012

Aku,Kalian dan Tuhanmu..


Orang-orang akan melihat diriku sebagi sesosok manusia angkuh yang sangat  pntas untuk di jauhi dan di tingalkan bahkan mungkin sangat pantas untuk dilupakan. Aku selalu memilih untuk sendiri dan menjauh, aku lebih menikmati ketika aku hanya berada dalam dunia yang aku buat sendiri dan aku sbagai raja dan tuhan. Aku selalu mengawasi gerak-gerik mereka, hanya melihat dan mendengar setiap kelakuan dan percakapan yang mereka bicarakan. Cinta, pacar, gosip, muak aku mendengar semua itu yang selau terdengar dan terdengar berulang kali. Apakah merka bodoh, apakah mereka tak punya hal yang lain yang bisa dibicarakan. Kalauoun itu memang benar,, ouh,! lebih baik kalian mati sekarang, untuk apa hidup ketika tak ada ide dan tak ada pemikiran yang bisa kalian bicarakan. Aku sangat kasian dengan orang-orang seperti dan aku hanya bisa tertawa, menertawakan apa yang mereka bicarakan...

Aku  hidup dari kecil dengan kebebasan pikiran yang aku miliki, masa bodoh lah dengan yang namanya aturan atau undang-undang yang selalu mereka bicarakan. Untuk apa kita membicarakan dan membenarkan orang lain jika untuk kita sendiri aja  kita belum bisa. Aku selalu terbiasa dengan yang namanya dianggap aneh dan menyimpang. Sudah menjadi sebuah kebiasaan ketika ada orang yang menyimpang atau mengambil jalur berbeda maka dia akan langsung mendapat berbgai macam reaksi dan kebanyakan setiap reaksi yang akan kita dapatkan adalah sebuah reaks yang sangat keras. Aku pernah melemparkan sebuah pertanyaan kepada beberapa teman degan pertanyaan seperti ini “ manusia diciptakan dari tanah liat dan mendapatkan cahaya kehidupan dari tuhan, jadi boleh dong aku katakan bahwa tuhan dan ciptaannya (manusia) telah menjadi satu ?”. Aku tidak tau atau entah mereka yang lebih paham, kalian tahu apa reaksi yang dapatkan. Yah..begitu banyak reaksi  yang aku dapatkan, mulai aku disuruh untuk kembali ibadah kepadanya,dll, mereka mulai berkhotbah dengan setiap ayat dan setiap pengetahuan agama yang mereka miliki. Aku tahu maksud mereka, tapi yang tak aku mengerti kenapa mereka langsung terprogram dalam benda yang mereka sebut otak, bahwa setiap hal yang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan maka itu harus diluruskan, disadarkan dan mungkin yang paling kejam adalah ketika kau dianggap MURTAD tau KAFIR. Jika, manusia mendapatkan cahaya ilahi untuk hidup, maka aku akan bicara dan berkata “ MEREKA YANG MENCACI FISIK ORANG LAIN MAKA MEREKA JUGA MENCACI ZAT YANG MEREKA SEBUT DENGAN TUHAN". Berdasarkan agama yang telah aku tinggakan entah dimana itu, maka mereka juga murtad dan kafir.

Entah ini sebuah kegilaan yang aku miliki atau apalah namanya. Sedikit banyak lingkungan sangat berperan dalam hal ini. Aku hidup dalam lingkungan yang sangat agamis, ibu dan bapakku cukup beragama dan mengajarkan mengenai tuhan dan agama. Aku masih sempat mencicipi untuk membaca kitab-kitab dan masih bisa membaca semua itu, aku juga msih bisa melakukan dan menyenandungkan dan memuja nama-NYA. Tapi terkadang aku mulai berfikir apakah hanya sebatas itu kita dianggap beragama. Ketika aku selalu diingatkan ntuk beribadah oleh kawan, maka aku ingin menjawab “apakah Cuma itu satu-satunya cara ibadah yang kau ketahui, maaf kawan bagiku banyak cara untuk ibadah, dan yang kau lakukan sekarang hanya salah satunya” jujur aku ingin melihat seperti apa reaksi yang akan dia tunjukan padakku. Namun, dapat dipastikan bahwa reaksi penolakan lah yang akan muncul, dan jika reaksi itu muncul maka aku hanya akan diam dan mendengar kemudian hilang. Inilah aku, kalian boleh bercara mengnai panjang lebar mengenai agama dan ibadah serta sebagai’a dihadapanku tapi jangan harap SEMUA ITU TAK AKAN SELALU AKU DENGARKAN.

Jangan salahkan pemikiran orang-orang yang menyimpang dengan apa yang kau pikirkan. Belum tentu jug pemikiraan yang kau berikan padanya itu benar. Otak yang kita miliki ini sama, otak ini memiliki kerja dan fungsi yang sama. Maka aku berfikir, orang-orang yang mencaci dan menjauhi mereka yang menyimpang sejujurnya memiliki hasrat untuk mengikuti tapi mereka terlalu takut untuk mengutarakannya dan mereka belum siap untuk terpisah dari kelompok yang telah mengakui keberadaan mereka. Manusia akan sangat sulit untuk meninggalkan kelompok yang telah memberikan mereka pengakuan atau simbol keberadaan, dan yag akan menjadi korban adalah para kaum minoritas penyimpang. Banyak dari mereka yang membohongi hati dan pemikiran mereka hanya untuk mendapat sebuah PENGAKUAN dari orang atau kelompok. Jujur aku katakan bahwa aku sangat bersedih dengan orang-orang seperti itu. Orang seperti sama saja dengan MATI, untuk apa kalian dianugrahi otak dan perasaan serta nyawa dan hasrat, jika semua itu hanya untuk pajangan agar kalian tetap terlihat hidup, tapi hidup yang kalian jalani adalh sebuah kepalsuan dan sebuah kebohongan semata. Kenapa kalian tidak sekalian menggadaikan tubuh yang kau miliki agar lebih lengkap lagi kehilangan yang kau miliki.

Aku ini terantai kawan, leher dan kaki telah terantai. Kebebasan yaang seharusnya aku dapatkan telah terenggut, bukan kebebasan untuk bertindak tapi kebebasan untuk berfikir. Mereka yang selalu memuakan dengan setiap pandangan dan penghujatan yang mereka berikan ketika aku memberikan respon yang menurut mereka telah menyimpang. Disinilah aku menemukan sebuah kelucuan, kita ini budak, budak program yang selalu menuruti perintah sang majikan. Budak yang kebebasannya tak pernah diakuai. Budak yang menghakimi budak lain yang menyimpang dari program yang telah diberikan. Muak,,,muak,,jika kita sama-sama budak atau pelayan untuk apa kita harus membedakan pola pikir kita dengan orang lain, ataukah ini sebuah bentuk seleksi alam, bahwa MAKHLUK YANG TIDAH BERJALAN SESUAI DENGAN PROGRAM SANG MAJIKAN, MAKA AKAN MENJADI TUGAS MAKHLUK LAIN UNTUK MENYINGKIRKANNYA..

Ketika melihat mereka terkadang aku merasa kasihan, melihat mereka yang selalu tergoda denga hal yang bahkan belum pernah mereka lihat ataupun sentuh. Mimpi-mimpi orang yang selalu ingin berdekatan dan memeluk, bahkan mendapatkan cahayanya. Melihat semua itu terkadang aku merasa iba dan tak tega membiarkan mereka terlena dalam angan-angan palsu yang hanya bisa membuat mereka terus bermimpi. Tapi, aku terkadang berfikir dan ingin tertawa ketika melihat bagaimana cara mereka menduakan dan mendzolimi yang mereka sebut dengan TUHAN. Bukan tdak mungkin si tuhan itu hanyalh khayalan pikiran mereka karena mencari kesempurnaan. Mereka berkoar-koar aku ini murtad dan sebagainya, tapi mereka sendiri mengabaikan TUHAN mereka. Ingin rasa hati tertawa puas dan terbahak-bahak. Apanya yang tidak lucu, pikirkan saja mereka datang dan memasng muka memelas, meminta segala ampunan. Dan dibumbui leh air mata, dan rengekan anak kecil, itu mereka lakukan ketika mereka merasa hidup mereka susah. Namun, coba kalian perhatikan kawan-kawan kalian yang mendapatkan kebahagaian, boro-boro tau akan TUHAN, yang akan ada hanyalah masa bodoh dengan tuhanmu itu.

Inilah kebebasan dan hak memilih kepercayaan, ini yang aku percaya dan itu yang kau percaya dengan TUHAN khayalanmu itu. Jangan kau dan si tuhan itu mengganggu. Karna tuhanmu itu bisa aku bunuh dan tuhanmu itu bisa aku matikan.

“tuhan telah mati kawan dalam hati dan pikiran, serta telah aku buang jauh dari kehidupan”



9 Nov 2011

untukmu indonesiaku


“ Dari sabang sampai merauke
 Berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung menjadi Satu
Itulah indonesia”

26 Okt 2011

puisi untuk sahabatku

 mungkin ini bukan pertama kalinyaya yang ini ada sedikit bagiku  untuk memposting hasil karya puisiku. namun, dalam kar perbedaan dan ada sedikit cerita . aku sangat berterimakasih terhadap temanku karena kisah cinta yang dia alami buatku mampu membuat sebuah karya seperti ini. walaupun sebenarnya ada rasa kasihan di dalah hati. yah, inilah bukti aku pedulu padamu, disini aku bukan mencari kesempatan dengan memanfaatkan kesedihan orang lain. aku hanya ingin menulis kisahnya dengan cara dan gaya yang berbeda. dan untuk kawanku yang membaca semoga kau bisa menemukan sisi lain dalam puisi ini.

24 Okt 2011

aku dan malam

 sebelum ini dimulai coba lakukan ini

1. duduk dengan posisi yang enak dan pandanglah langit malam
2. berikan satu kata untk menggambarkan langit malam
3. apa yang kau lihat di balik gelapnya langit malam

 ketiga pertanyaan itulah yang pertama kali terpikirka olehku saat aku melihat kelangit malam.mungkin bagi beberapa orang akan selalu menganggap bahwa lagit malam itu seram. g ada yang indah, karena g ada matahari, tak ada burung-burung ndah yang bis akita lihat yang ada hanyalah kegelapan yang total yang sangat menggangagu. namun bagiku langit malam itu sealu memiliki kelebihan dan akan selalu menjadi favorit bagiku.

18 Okt 2011

pertanyaan untuk kita semua


berdirilh di depan cermin dan jawablah pertanyaan ini dengan sebenarnya..jawablah dalam hatimu,,,,dan jika kau tak menemukan jawaban itu maka kau harus mempertanyakannya kepada dirimu sendiri


1. SIAPA NAMAMU ?
2. APA TUJUAN DARI TUHAN MENCIPTAKANMU ?
3.APA TUJUAN HIDUMU ?
4. SEBERAPA BESAR KAU TAHU SIAPA DIRIMU YANG SEJATINYA ?

jawabanku

 1. NAMAKU  DONY DWI PRASETYA

2. tuhan menciptakanku untuk membuat sebuah perubahan dan tuhan menciptakanku untuk membuat sesuatual yang baru. tuhan menciptakanku sebagai pebanding dengan setiap kelakuan dan sifat manusia, tuhan menciptakanku bukan untuk menjadi pemimpin tapi untuk menciptakan pemimpin. tuhan menciptakanku untuk menjadi salah satu penghibur bagi manusia lain. dan tuhan menciptakanku untuk membantu setan menggoda manuisa lain.

3. mencapai segala hal yang masih bisa terapai oleh tanganku. aku ingin merubah tatanan berfikir diriku sendiri dan menciptakan pola pikir yang sesuai dengan pikiraku tanpa takut dengan resiko,,


4. aku hanya seorang manuisa yang memiliki dua pemikiran yang terkadang tak dapat aku elakkan, aku selalu memiliki dua pemikiran, bahkan terkadang lebih. dan aku selalu menggunakan senyuman sebagai topeng hatiku. aku sealu menyembunyikan salah sau sisi dari diriku. dan aku bisa merasakan kebebasan dalam gelap dan sepi serta alam bebas. disitulah aku menemukan kebebasan yang aku inginkan

itulah jawaban yang aku dapatkan dan masih bisa terus berkembang,,
sekaranga aku menantang kalian...
apa jawaban dari kalian semua ?