mari kita bunuh segala rasa
berpesat dengan segala nafsu dalam dada
lepaskan dan biarkan berkelanan
kita lihat Tuhan kan berkata apa
tabuh semua gendang
pukul segala bendi
jin setan brekakasan
mari kita gugat malaikat surga
kita api,
sumber segala caya
kita api,
sumber segala hangat
mari menari dan runtuhkan mega malam ini
kita gugat para cahaya
kita runtuhkan segala surga
kita keringkan segalanya
jangan biarkan semua berlalu tanpa arti
mana bendi !
mana genderang !
kita sebar segala ngeri
kita tebar segala kejam
malam ini jangan biarkan manusia terlelap
kita lahap semua!
oooowwwwww,,,
eeooooooooo,,,,
ooooooo,,,
jak jak jak jak
jin setan brekakasan
demit rambut abang
ooooooooo...
bengi seng wingit
warudoyong nggendong pocong
jrangkong malyu nguntal wong
oooooooooooo,,,
aaaaaaaeeoooooooo...
hek yaaaa,
jak jak jak jak,,,,,
ooooooooooooooooooo,,,
OO!
AA!
HEA !
21 Sep 2013
17 Sep 2013
gadis di balik hujan
ku melamun sendiri
menatap jauh dibalik derai hujan
mata memandang riang
pada perempuan berbaju merah
kaki jenjang nan indah
rambut hitam terurai menggoda
bibir mungil berwarna merah
ahh, hatiku tersangkut pada senyumanmu
berdiri kau diam sendiri
apa atau siapa yang kau tunggu
jika tiada kau berberat hati
ijinkan ku kenal dirimu
menatap jauh dibalik derai hujan
mata memandang riang
pada perempuan berbaju merah
kaki jenjang nan indah
rambut hitam terurai menggoda
bibir mungil berwarna merah
ahh, hatiku tersangkut pada senyumanmu
berdiri kau diam sendiri
apa atau siapa yang kau tunggu
jika tiada kau berberat hati
ijinkan ku kenal dirimu
1 Sep 2013
Malam Keparat
Aku tak tau
mau berkta apa
Setiap
kataku menghilang dalam benakku
Sejenak
menyapa kemudian pergi entah kemana
Kini aku
sendiri,
Berteman
suara kucing minta kawin,
Dan deru
mobil dijalanan
Kubayangan
kan deru ombak
Namun hanya
keheningan yang kudapati
Kubayangan
desiran angin
Namun hanya
kekosongan yang terjadi
Kubayangkan
wajah kekasih
Namun hanya
ketiadaan yang mendekati
Sungguh
biadab malam ini !
Aku, di
dzolimi pikiranku sendiri
Aku ditelantarkan
aksara ku sendiri
Hingga mata
ku merah seperti ini
Tiada secuil
kata yang mau datang padaku
Jangan kau
pandang tulisan ini karena inspirasi
Atau bahkan
keisenganku sendiri
Ini adalah
sampah yang aku buang
Yang kini
kurangkai kembali
Karena kebiadaban
malam ini !
29 Agu 2013
Demo yang Membosankan
Mari kita
berontak
Bukan dengan
teriak
Apalagi baku
hantam yang jadi lebam
Kita sama
bosan dengan demo yang tak di dengar
Atau barang
kali ini hanya diriku sahaja
Yang bosan
dengan demo biang kemacetan jalanan
Lihat mereka
berjajar
Anak muda
penerus cerita bangsa
Gagah dengan
almamater mereka
Tapi
kelakuan sungguh memalukan
Demo damai
mereka bilang
Hanya
bertahan berapa jam saja
Selebihnya
berujung pada perkelahian
Tinggal kita
hitung berapa yang luka nanti
Mereka
berkoar ini perwakilan rakyat
Tapi apa
kami pernah meminta
Apa kami
pernah menyuruh mereka merusak
Memburu,
melempar, memukul, menendang
Ahhh,
memalukan kawan
Dimana etika
di ajarkan
Dimana norma
dikembangkan
Mungkin
mereka tak lagi dapatkan
Di bangku
pendidikan bergelar mahasiswa
Apa jadi
negeri kita kelak
Kawan !
19 Agu 2013
benarkah cinta ?
kuncup melati di pagi buta
merekah indah bersama surya
semerbak wangi dunia
namun sekedar ilusi semata
tasbihkan cinta dan segala rasa
bersama buliran embun pagi disana
mungkin bersama ceracau emprit
kita dapati apa itu arti cinta sejati
mata saling pandang
hati saling terkait
sudahkah itu jadi
kemudian kita sebut mencintai
benarkah ?
sama tak tau
lebih baik kita diam
jangan pula bertanya pada waktu
hanya bisu yang kau temui nanti
terima kasih.
merekah indah bersama surya
semerbak wangi dunia
namun sekedar ilusi semata
tasbihkan cinta dan segala rasa
bersama buliran embun pagi disana
mungkin bersama ceracau emprit
kita dapati apa itu arti cinta sejati
mata saling pandang
hati saling terkait
sudahkah itu jadi
kemudian kita sebut mencintai
benarkah ?
sama tak tau
lebih baik kita diam
jangan pula bertanya pada waktu
hanya bisu yang kau temui nanti
terima kasih.
Langganan:
Postingan (Atom)