9 Jul 2012
gadis balik jendela..
hai gadis yang terdiam di balik jendela
menatap hampa pada dunia
adakah ragu yang kau rasa
tersembunyi jauh di dalam dada
hujan menebal kaca
siratkan sebuah rindu lama terpendam
ada bimbang dalam matamu
kemana rindu itu kau tuju
akankah kau hanya terdiam menatap mega
menanti dan terdiam dalam bimbang
lama kah kau menanti
terbungkus dalam waktu yang kian berakhir
tawa hilang tak berbekas
tertiup angin menghilang debu
lama rasa kau menanti tiada guna
hanya menunggu bayang ilusi matamu
sadarkah angan dalam pikirmu
menipu dan membayang ada dia disana
knpa kau terdiam dalam lamunan
membayang bayangan yang kian tiada jadi nyata
rindukah kau pada lembut belaiannya
atau kau rindu pada hangat pelukannya
mana yang kau rindukan tiada guna
karena semuanya hanya ilusi yang kau impikan
hujan kian menjadi
menelan malam dalam tangisan dan jeritan
kau masih berdiri terdiam
memandang hampa pada langit malam ini.
7 Jul 2012
kasih tunggulah aku.
hei kau bidadari disana
tidak kah hatimu merasa sepi
jika malam kembali hadir dalam harimu
dan tiada lagi aku disisimu
tiada lagi aku bicara jauh tentang cinta
tiada lagi ragu bercokol dalam jiwa
tak perlu aku ragukan lagi siapa dlam hatimu
karena disana akan ada namaku
kasih..
dulu surat cinta sayang kuberikan padamu
ceritakan betapa aku menginginkanmu
siratkan betapa aku menyayangimu
tapi kini tiada lagi aku berikan itu
karena dirimu sudah jadi milikku
kasih..
kini kutinggalkan kau sendiri
memburu mimpi indah esok hari
kau sendiri berkawan sepi
memendan rindu dalam sanubari
kasih..
kejamkah aku dalam matamu
tinggalkan dirimu bersama rindu
terkungkung dalam jarak dan waktu
menghitung rembulan yang kian berlalu
tataplah gemerlap bintang kala malam
tersenyum mesra melirik menggoda
indah manis mentata jiwa
dikala rindu mengusik dada
kasih..
tunggulah aku sebentar lagi
aku kan kembali kepadamu lagi
nikmati malam purnama sidi
di bukit indah belakang desa..
6 Jul 2012
Aku juga lelaki biasa ..
Jika malam ini hanya diam dalam keheningan. Jika rembulan tiada lagi terasa begitu hangat dalam sanubari, dan bintang pun hanya terdiam dalam keheningan ini. Kemudian apa yang harus aku perbuat. Haruskah aku beranjak dan berdiri untuk kembali datangi dirimu. Haruskah aku kembali memohon kepadamu untuk kembali berada di sampingku. Atau barangkali aku harus kembali mencumbumu seperti waktu itu. Haruskah semua itu aku lakukan agar malam ini kembali hidup. Agar aku bisa kembali merasakan indahnya malam ini.
5 Jul 2012
aku, dia dan pintu besi...
malam mulai terbang tinggi dalam kuasa sang ilahi. disana, dibalik tebalnya mega dia terbang tinggi tanpa arah pasti. entah apa yang dia cari dalam kelam dan dibalik mega mendung yang kian menebal. tiada nampak rembulan manja maupun para bintang penggoda, mereka hanya terdiam dan menatap pilu dibalik iring-irigan awan kelam itu. semua itu tiada dia pikirkan, ia tetap terbang dan terus terbanng entah sampai kapan ia akan tetap terbang tanpa tujuan seperti itu. entahlah mungkin dia sendiri tak pernah mengerti apa yang dia lakukan. sorot mata yang ia lihatkan bukanlah sebuah tatapan kosong tanpa arti. ada sebuah maksud yang tersembunyi disana. sebuah pencarian yang selama ini lama dia tinggalkan. tapi apa yang dia cari ?. dalam benaknya diapun juga masih mencari sebuah jawaban akan pertanyaan itu. kemudian dia menghilang dibalik siluet bukit yang bersinar bersama bangkitnya sang fajar.
2 Jul 2012
maafkan aku mak...
kepada emak.!! yang setia mendoa
kepada emak...!! yang selalu memendam tangis
makk..!!! maafkan anakmu..
maaf mak..
maaf mak..
sebuah rasa maaf,,sebuah penyessalan yang kita rasakan pada setiap ibu kita. inilah yang coba saya utarakan di sini. sebuah rasa yang begitu dalam dan sangat sedih.karena semua ini adalah sebuah kumpulan rasa penyesalan kepada sang malaikat sejati...
Langganan:
Postingan (Atom)