Aku hanya terdiam saat melihat mentari yang semakin menghilang di balik rimbunannya pohon pinus. Aku hanya berdiri diam dan menikmati setiap hembusan udara yang memebelai wajah ini dengan pelan. ahhhh,,,,hangat dan tenang, sekian lama aku mencari sebuah ketenangan seperti ini. menjauhi setiap kebusukan-kebusukan yang bersembunyi di balik keindahan yang menjijikan. tapi kini aku bisa merasakan ketenangan itu mulai menjalari tubuh ini,..ini..inilah yang aku cari selama ini dan aku menemukan'a di sini..
31 Jul 2011
22 Jul 2011
sajak api unggun
malam mulai menjerat
merentangkan tangan memeluk langit
kabut merayap turun
mengintip curiga di balik semak
dingin angin memeluk mesra
membelai dengan berjuta tikaman belati
dan jiwa membeku dalam hangatnya api
merentangkan tangan memeluk langit
kabut merayap turun
mengintip curiga di balik semak
dingin angin memeluk mesra
membelai dengan berjuta tikaman belati
dan jiwa membeku dalam hangatnya api
6 Jul 2011
menunggu mati
kematian mendekatiku
berjalan pelan menambat waktu
dingin menjalar pelan menggigit perih
malam kelam dingin dan sepi
menyembunyikan kerlingan manja para bintang
dia berdiri terdiam di depan pintu kelam
tersenyum manis padaku
koar gagak menggerus dinding
disini di sudut ini aku terdiam,,
menatap langit yang tinggal setengah
mengintip malam dari lubang-lubang dinding reot
dia,,dia mentapku tajam
menghujamkan sejuta tuduhan dosa
lihat,,lihatlah aku,,
menggigil dan gemetar
aku hanya terdiam dan terpaku,
menanti fajar yang merayap pelan
hingga sukma lepas dari raga
berjalan pelan menambat waktu
dingin menjalar pelan menggigit perih
malam kelam dingin dan sepi
menyembunyikan kerlingan manja para bintang
dia berdiri terdiam di depan pintu kelam
tersenyum manis padaku
koar gagak menggerus dinding
disini di sudut ini aku terdiam,,
menatap langit yang tinggal setengah
mengintip malam dari lubang-lubang dinding reot
dia,,dia mentapku tajam
menghujamkan sejuta tuduhan dosa
lihat,,lihatlah aku,,
menggigil dan gemetar
aku hanya terdiam dan terpaku,
menanti fajar yang merayap pelan
hingga sukma lepas dari raga
DIALOG DENGAN AKU : penjabaran tema dan alasan pembuatan,,,,
Sebelum aku mulai postingan ini aku ada beberapa pertanyaan kepada kalian yng baca:
- pergi kedepan kaca dan liat ada berapa kau di situ ?
- ada siapa dalam diri kalian masing-masing yang jauh sembunyi dalam hati terdalam dan jiwa paling gelap ?
5 Jul 2011
Dialog dengan aku : kita itu satu
Aku : "aku hanya sendiri d sni tak maukah kau menemaniku"
Aku : "aku selalu menemanimu tanpa kau minta"
Aku : "terima kasih"
Aku : "aku kesepian di sni maukah kau menemaniku"
Aku : "bukankah aku selalu ada ?"
Aku : "Tidak...!!!kau tak selalu ad disini"
Aku : "jiwa ini selalu bersama mu,,tak pernah kutinggalkan dirimu"
Aku : "Jiwamu sering hilang.,,kau seperti lentera dalam kelam yang sering hilang dalam penglihatan"
Aku : "tapi setidaknya aku selalu ada bukan ?"
Aku : "apakah kau tak mengerti,,aku di sni kesepian,,sedangkan kau d sana bergembiira dengan hiruk pikuk kesengan dan tawa,,sedangkan aku d sni....kau tak selalu ada kawan...!!"
Aku : "Kawanku,,maaf kan aku yang terkadang hilang dan tak mengerti perasaanmu disana"
Aku : "Kawan,,aku dsini selalu kesepian dalam kegelapan pekat ini,,aku terkadang merasa kau begitu jauh padahal aku ada dalam dirimu,,tapi aku terkadang tak pernah merasakan kehadiranmu"
Aku : "bukankah aku telah katakan padamu,,dan kau pun mengakui bahwa aku ini tak dapat d mengerti sekalipun olehmu,,jadi jangan kau berkata seperti itu kawan"
Aku : "AKU ADA KARENA KAU ADA dan AKU HIDUP KARENA KAU HIDUP"
Aku : "dan AKU DAN KAMU ADALAH SATU KESATUAN DARI DUA JIWA"
Aku,Aku : "AKU DAN KAMU ADALAH SATU"
Aku,Aku : "hahahahahhahahahahahahahahahahahha"
Aku : "aku selalu menemanimu tanpa kau minta"
Aku : "terima kasih"
Aku : "aku kesepian di sni maukah kau menemaniku"
Aku : "bukankah aku selalu ada ?"
Aku : "Tidak...!!!kau tak selalu ad disini"
Aku : "jiwa ini selalu bersama mu,,tak pernah kutinggalkan dirimu"
Aku : "Jiwamu sering hilang.,,kau seperti lentera dalam kelam yang sering hilang dalam penglihatan"
Aku : "tapi setidaknya aku selalu ada bukan ?"
Aku : "apakah kau tak mengerti,,aku di sni kesepian,,sedangkan kau d sana bergembiira dengan hiruk pikuk kesengan dan tawa,,sedangkan aku d sni....kau tak selalu ada kawan...!!"
Aku : "Kawanku,,maaf kan aku yang terkadang hilang dan tak mengerti perasaanmu disana"
Aku : "Kawan,,aku dsini selalu kesepian dalam kegelapan pekat ini,,aku terkadang merasa kau begitu jauh padahal aku ada dalam dirimu,,tapi aku terkadang tak pernah merasakan kehadiranmu"
Aku : "bukankah aku telah katakan padamu,,dan kau pun mengakui bahwa aku ini tak dapat d mengerti sekalipun olehmu,,jadi jangan kau berkata seperti itu kawan"
Aku : "AKU ADA KARENA KAU ADA dan AKU HIDUP KARENA KAU HIDUP"
Aku : "dan AKU DAN KAMU ADALAH SATU KESATUAN DARI DUA JIWA"
Aku,Aku : "AKU DAN KAMU ADALAH SATU"
Aku,Aku : "hahahahahhahahahahahahahahahahahha"
Langganan:
Postingan (Atom)