12 Jul 2014

salam terakhir

"Sampai jumpa"
kan berjumpa jika waktunya tiba

ku tahan air mata di pelupuk mata
hanya sisakan mata yang berkaca-kaca
namun selalu ada senyuman menutupinya
meski getir suara masih terasa

"sampai jumpa"
hanya kata ni yang sanggup aku sampaikan.
sebagai salam terakhir yang ku ucapkan
pada kawan

4 Jul 2014

Setra Ganda Mayu

ini lah kesucian yang terpinggirkan
jalan pasti yang kan kau rasakan
dimana atman kembali pada ketiadaan,
dalam sebuah sepi tanpa pinggiran

ini adalah sebuah persimpangan
sebelum kita sama mencapai kesempurnaan

ini lah dimana Durga berkuasa
dimana ia kembali menjadi Uma
dimana ia diruwat Sudamala
dimana keburukan menjadi keindahan

ini lah Setra
tempat semua bermula
dimana kita kan bertemu Sang Pencipata
dimana kerinduan mencapai jalan sejatinya

ini lah Setra
ini lah kesucian yang kau dambakan
kesempurnaan yang kau impikan
dimana kita begitu dekat dengan Sang Pencipta

Setra Ganda Mayu
dimana keharuman tercipta dari kebusukan
dimana kesempurnaan terlahir dari kematian
hingga kita kembali menyatu dengan semesta

30 Jun 2014

tentang sebuah janji

kasih,
namamu kembali kupanggil malam ini
bersama suara azan menjelang pagi,
bersama mentari yang kan datang sebentar lagi,
bersama tanya yang masih membeku dalam hati
dimana dirimu kini ?

kasih,
ingatkah engku pada sebuah janji,
tentang hidup yang tak terpisah sampai mati
tentang kata setia yang penuh dengan mimpi

kasih,
pagi ini aku hanya berteman secangkir kopi
bersama rindu yang tak kunjung terhenti
meski waktu telah lama berganti
meninggalkan cerita kita yang hampir mati,

engkau kini hanya menjadi misteri
hanya sebatas mimpi yang tak akan kembali

kasih,
sepertinya hari berganti lagi
bersama janji usang yang masih ku yakini
aku yang tenggelam dalam kebodohan tanpa tepi
maafkan daku duhai pujaan hati
karena meninggalkan dirimu mati sendiri

tunggulah sebentar lagi
karena janji itu akan ku tepati nanti
kita kan bertemu kembali
aku janji.

31 Mei 2014

belantara jiwa kerinduan

ini lah tembang maskumambang
dialah teman pengembaraan
pencarian jati diri dalam kebimbangan
tentang relung hati yang masih hilang

kemana aku pergi tanpa acuan
hanya melangkah ikuti rasa hati
laksana menerka sebuah bayangan
yang takutnya hanya ilusi

sewindu berlalu
benarkah sudah sejauh itu
sepertinya acuan waktu menghilang dari benakku
terlalu lama aku hilang tertelan angan semu

menggenggam semu hanya lukai hatimu
menerka bayangn hanya buatmu pilu
namun siapa yang bisa menolak manisnya rindu ?
adakah engkau yang tengah terdiam mampu ?

mari sama kita mengembara
dalam belantara jiwa
mencari oasis kerinduan disana
pelepas dahaga segala sukma

5 Mei 2014

berkawan sepi

berkawan dengan sepi kala malam
berkutat dengan angan masa silam
busuk sudah ia kini tenggelam
jauh hilang kedalam kelam tanpa tepian

samar senyummu merupa di mataku
jauh terhalang bayang semu
sejenak aku terdiam hanya membalas senyumanmu
itupan hanya sebuah ilusi belaka

hilang sudah semua cerita
lenyap bersama  malam kian sepi
berteman jangkrik mencari pasangan
sedang aku hanya terdiam memandang kerinduan

kutitipkan kabar padamu
bukan bersama gemintang
bukan bersama rembulan
bukan pula bersama smilir angin malam
namun pada kesepian yang melingkupi hati

agar kau mengerti
masih ada namamu tersimpan dalam hati
kekasih..